Rabu, 08 April 2015
Sudah saatnya kita skeptis !
Miris, mungkin itu satu kata yang tepat untuk saat ini. Bisa kita lihat berita belakangan ini, masih ada kelompok yang melakukan pembunuhan atas nama agama tertentu, adanya kebencian terhadap suatu ras tertentu. Kita ini sangat sensitif jika mendengar adanya keterkaitan agama ataupun ras tertentu pada hal -hal yang diberitakan oleh media, pola pikir seperti ini yang seharusnya kita rubah. Kita jangan menerima mentah-mentah apapun yang diberitakan media. Seperti berita yang baru baru saja terjadi, pemblokiran pada situs situs islam. Ini yang salah menurut gue, kenapa mesti mengaitkan agama tertentu disitu, orang-orang sangat sensitif jika mendengar salah satu agama atau pun ras yang menyangkut akan hal itu. Bisa dilihat seperti sekarang, yang agamanya dimaksud pasti akan merasa marah dengan tindakan pemblokiran situs tersebut. Walaupun sebenarnya mereka gak pernah tau apa isi yang diberitakan pada situs-situs yang di blokir tersebut tapi mereka akan marah. karena apa ? karena terkaitnya agama dalam masalah ini, orang-orang taunya itu situs islam dan itu di blokir. Di perparah oleh media yang cara penyampaian beritanya seperti ingin memprovokasi, dan untung nya gue selalu skeptis dengan berita yang ada televisi, gue gak pernah menelan mentah-mentah apa yang diberitakan oleh media-media itu. Gue pasti mencari kebenaran terlebih dahulu untuk memvalidasi berita tersebut. Cobalah untuk jadi orang yang cerdas, di era sekarang teknologi sudah semakin canggih. Cari berita pada sumber-sumber tepercaya jangan pada media-media yang di kuasai oleh partai politik atau kubu tertentu. Kebiasaan orang bego biasanya melihat berita televisi --> langsung percaya --> menghujat dan menghakimi. ini pola pikir yang salah, Kebiasaan menelan mentah-mentah apa yang di beritakan di media televisi, media seperti ingin memprovokasi kita untuk semakin hancur dan pecah. Mungkin sudah saatnya kita skeptis karena tidak ada lagi yang bisa di percaya untuk saat ini. Masih banyak kaum munafik yang berkuasa. Orang yang pura pura suci dan mengatasnamakan Tuhan. itulah kutipan dari Soe Hok Gie jelas sekali terjadi pada saat ini. Mari kita sebagai orang yang sadar, mengingatkan pada kerabat-kerabat kita dan semua orang agar tidak mudah untuk terprovokasi apa yang diberitakan media-media itu. Cari kebenaran berita tersebut jangan langsung menghujat dan memaki gak jelas di sosial media. itu dulu aja dah yang mau gue tulis, perlu di inget gue gak bermaksud menyinggung siapapun dan jika ada yang merasa tersinggung dengan tulisan gue, mohon di maafkan. oke see ya !
Minggu, 05 April 2015
Kritis tapi Apatis
Di era "kekinian" sekarang banyak sekali orang mengkritik melalui sosial media, seperti mengkritik kinerja dari pemerintah di era sekarang. Gue gak bilang kritik itu salah, kritik itu sangat baik dan wajib kita lakukan ketika ada sesuatu yang ganjil dengan negara kita ini. Tapi yang gue permasalahin disini bukan kritik nya tapi orang yang mengkritiknya, banyak sekali di timeline gue yang mengkritik pemerintahan kita sekarang itu dibuatin status panjang x lebar x tinggi tapi dari yang gue baca panjang-panjang segitu gue nggak ada lihat satu baris pun solusi, gue heran apa yang mengkritik ini udah berkontribusi banyak untuk negara ini ya ? perlu di ingat gue gak pernah menyalahi kritik atau memihak pada siapapun. Gue mahasiswa, sudah sepantesnya gue bersikap kritis, gue kritis tapi gue gak pernah menghujat,memaki ataupun mengutuk seseorang yang gue kritisi. Ingat kritik itu memiliki maksud baik, yaitu agar meminimalisir kesalahan yang akan dilakukan berulang kali untuk kedepan nya. Kadang gue merasa heran kenapa orang orang hanya bisa kritik gak bermutu lewat media sosial ? memang nya pemerintah kita tahu ? gak kan. Cobalah untuk menjadi manusia yang cerdas, cari solusi dari tiap tiap masalah yang ada, pemerintah gak akan bisa tanpa dukungan dari rakyat nya sendiri, lah ini aja rakyat nya gak peduli, apatis terhadap negara nya sendiri dan sibuk ngurusin yang bukan di bidang nya, sibuk ngomongin yang gak ada manfaatnya, dan sibuk mengutuk tanpa membuat perubahan. Jika suatu saat kita ditanya "Apa yang udah kita lakukan di negara ini ?" palingan kita hanya menjawab, "Saya hanya rakyat kecil,saya hanya bisa mengkritik". Alasan - alasan basi seperti itu yang terkadang buat gue muak bacanya. So, apa kalian termasuk kriteria di atas ? apa kalian udah menemukan solusi untuk masalah masalah yang ada sekarang ? kalau kalian mengatakan itu bukan urusan kalian, berarti kalian salah besar. Dan kalian hanya banyak bicara tapi saat ditanya solusi nya bagaimana kalian tidak bisa menjawab. itu berarti #kaliansibuksekali.
Cuma ini aja yang mau gue curhatin nih, gue gak bermaksud menyinggung siapapun, gue hanya mengkritik. Dimaksudkan agar kita menjadi lebih cerdas dalam mengkritik. oke, sampai jumpa di post selanjutnya guys :D
Langganan:
Komentar (Atom)

